Berdebu, kusam, dan suram. Oh, tidak, tidak. Hilangkan ba­yangan itu dari benak Anda saat memikirkan perpustakaan. Kesan yang tertanam selama ini tentang perpustaka­an memang tidak jauh dari buku berdebu, rak atau lemari buku yang reot, susunan buku yang tidak teratur, dan sebagainya. Hal-hal itulah yang akhirnya membuat siswa/i malas berkunjung ke perpusta­kaan, meski bukan berarti mereka malas membaca buku. Orangtua pun memilih supaya anaknya menjauh dari perpustakaan akibat bayangan lama itu.
Akan tetapi, itu dulu. Kini, sudah banyak perpustakaan yang kon­disinya betul-betul terbalik dari kesan lama itu. Ada perpusta­kaan yang dimiliki pemerintah, sekolah, ataupun perpustakaan pribadi. Kebanyakan dalam kondisi terawat, baik, dan indah. Seperti Perpustakaan SMA PGRI 109 Tangerang yang sudah melakukan perbaikan dari segi fasilitas dan koleksi buku bacaan yang lengkap dengan mengikuti struktur kurikulum yang berlaku pada tahun ajaran ini.
Sebagian perpustakaan sekarang bukan hanya memiliki kondisi ruangan yang ramah anak, tetapi juga menyajikan berbagai aktivitas yang memancing anak agar semakin gemar membaca buku. Ya, perpustakaan anak memang telah bermetamor­fosis menjadi arena kegiatan bersama untuk kemajuan li­terasi.